Belajar Dari Kesalahan Di Rumah Lama Bagian 2

Dominasi Hijau

Di rumah yang lama, Yoshi menggunakan warna-warna yang “aman”. Di rumah barunya ini, ia tak menerapkannya lagi. Warna hijau terlihat mendominasi tatanan rumah Yoshi. Walaupun diakuinya ini bukan warna favoritnya—ia memilihnya hanya karena warnanya menarik—warna hijau membuat hunian mungil ini jadi tampak segar.

Ruang dapur dan ruang makan pun dibuat dalam balutan warna hijau. Khusus untuk ruang makan, Yoshi punya cerita tersendiri. Ruang makan ini memang berbeda dengan ruang makan kebanyakan yang terdiri dari sebuah meja dan empat kursi. Ruang makan ini dibuat ala kafé, dengan bangku panjang di salah satu sisinya. Ide ruang makan ala kafe ini awalnya datang dari sang desainer, setelah tentunya disempurnakan oleh masukan dari pemilik rumah. “Ini saya cerewet juga. Saya minta ada motif berlian di kursinya.

Lalu minta Pak Fadli bikin beberapa kombinasi paduan dari warna-warna itu (hijau, merah, abu-abu). Akhirnya kepilih yang ini,” cerita Yoshi. Ia kemudian menambahkan, “Tapi jadinya puas banget. Beda dengan biasanya. Jauh beda dengan rumah yang lama.” Yoshi mengakui, dengan penataan yang didesain sejak awal, rumah barunya ini jauh lebih nyaman dan lebih enak dipandang ketimbang rumah lamanya. Ya, belajar dari pengalaman adalah hal yang tepat.

This entry was posted in Rumah.